HUT TNI Ke-72 dan Pidato Bung Karno Ingatkan Angkatan Perang Tak Boleh Ikut Politik

Bung Karno 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati hari jadinya, Kamis (5/10/2017).
Dikutip dari Wikipedia, pada awal dibentuk, TNI bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR), kemudian pernah berganti nama menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).
Pada masa Orde Baru, ketika Presiden Soeharto berkuasa, TNI ikut serta dalam dunia politik di Indonesia.
Keterlibatan militer dalam politik adalah bagian dari penerapan konsep Dwifungsi ABRI, yakni menjaga keamanan dan ketertiban negara, serta memegang kekuasaan dan mengatur negara.
Kini, calon Panglima TNI harus diajukan Presiden dari Kepala Staf Angkatan untuk mendapat persetujuan DPR.
Hak politik TNI pun dihilangkan serta dwifungsi ABRI dihapus.
Namun belum lama ini, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut-sebut melakukan manuver politik.
Peryataan soal 5.000 pucuk senjata yang dipesan oleh institusi di luar TNI dan nonton film G30 S/PKI dinilai sebagai upaya manuver politik Gatot Nurmantyo.
Namun Gatot Nurmantyo menepis pendapat tersebut.
Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa saat ini ia tidak pernah bermain atau bermanuver dibidang politik.
Panglima mengatakan, ia tidak sama sekali mengurusi masalah politik di Indonesia.
"Saya tidak mengurusi bidang politik kok. Saya mengurusi bidang keamanan yang berkaitan dengan kedualatan," kata Gatot Nurmantyo saat ditemui disela-sela acara Pagelaran Wayang NKRI, di halaman Museum Fatahilah, Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (29/9/2017) malam
Tahun 2017 ini, TNI merayakan hari jadinya yang ke-72 tahun.
Acara Hari Ulang Tahun ke-72 TNI dilaksanakan di Pelabuhan Indah Kiat Cilegon.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menghadiri acara tersebut.
Bahkan, Jokowi berjalan kaki sejauh tiga kilometer menuju lokasi acara, karena kemacetan lalu lintas tidak dapat terurai.

Jokowi didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Sementara itu, tepat di hari peringatan HUT TNI ke-72, beredar viral video pidato Ir. Soekarno atau Bung Karno.
Dalam video itu, Bung Karno berpidato dihadapan warga.
Dalam video itu, Bung Karno mengingatkan agar angkatan bersenjata tidak perlu berpolitik.
Angkatan perang sebaiknya berkobar-kobar dan berapi-api.
Bung Karno juga menegaskan, angkatan perang jangan sampai diombang-ambingkan oleh politik.
Video tersebut diposting oleh akun Twitter @Herreza.
"Dirgahayu TNI. Camkan hal ini sekali lagi," cuit akun Twitter @Herreza.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar