Soekarno Dalam Sejarah Malaysia


Memang, Bung Karno menjadi sosok yang sangat fenomenal di negeri tetangga, Malaysia. Dia tidak dipandang sebagai pahlawan. Malahan, Bung Karno dianggap sebagai orang yang menghalang-halangi kemerdekaan negara itu.

Selain foto-foto jadul, ada juga naskah-naskah yang menceritakan kemerdekaan Malaysia. Teksnya ditulis dalam bahasa Melayu dan juga Inggris.

"Kerajaan Indonesia yang dipengaruhi komunis telah menentang pembentukan Malaysia. Selepas mengantar sukarelawan melakukan serangan di Malaysia, pasukan tentara diutus pada 1964," bunyi salah satu tulisan yang tertera pada papan pengumuman dalam stadion.

Pihak Malaysia malah mengapresiasi bantuan Inggris, Australia dan Selandia Baru yang membantu negara itu menahan serangan Indonesia.

Foto-foto lainnya menggambarkan pertemuan-pertemuan bilateral yang ditempuh kedua negara. Selain itu ada juga momen saat pelajar-pelajar Malaysia meninggalkan Indonesia. Seluruhnya dirangkai dalam cerita sejarah perjalanan kemerdekaan negeri jiran.

Stadion Merdeka berkapasitas 20 ribu tempat duduk. Stadion ini telah berdiri sejak 21 Agustus 1957. Desainnya juga tidak semodern dua stadion ternama di Malaysia, yakni Bukit Jalil dan Shah Alam.
Namun bagi Malaysia, Stadion Merdeka merupakan bagian dari sejarah Negeri Jiran. Itu sebabnya, pemerintah Malaysia tetap merawat bangunan tersebut hingga saat ini.

Pembangunan tengah berlangsung di sekitar Stadion Merdeka. Rencananya apartemen-apartemen modern untuk kawula muda Malaysia akan berdiri tegak mengelilingi stadion. Namun, pemerintah tetap mempertahankan stadion agar para penghuni tidak melupakan sejarah.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar