Sopir Angkot di Bandung Tetap Laksanakan Mogok Massal, Walau Sudah Bersepakat Batal Mogok

Angkot lewat begitu saja di hadapan penumpang di Terminal Leuwipanjang.


Setelah setuju tidak melaksanakan aksi mogok, banyak angkot di Kota Bandung tetap melaksanakan aksinya tersebut.
Satu terminal di Kota Bandung, Terminal Leuwipanjang, tampak sepi dari mobil angkot.
Dari keterangan Didi Riswandi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, bahwa dirinya juga dibuat kaget dengan keputusan sopir angkot.
"Kemarin kan ada surat edaran kalau demo tidak akan digelar. Jadinya ini bikin kami kaget. Untungnya dari angkot mulai mogok lewat jam sibuk," ujar Didi Ruswandi pada Selasa (10/10/2017) di Terminal Leuwipanjang.
Ia mengatakan bahwa angkot mulai mogok di atas pukul 08.00 pagi. Di jam itu menurutnya adalah waktu yang sepi penumpang.
Namun bukan berarti tidak ada penumpang yang terlantarkan. Di beberapa titik ada penumpukan penumpang.
Terutama di Soreang, Kopo dan Cimahi.
Angkot dari luar kota diberhentikan dan dilarang masuk ke dalam kota, mengakibatkan adanya penumpukan penumpang di titik-titik tersebut.
Untuk antisipasi ini, Didi Ruswandi menurunkan banyak angkutan bantuan. Termasuk bis angkutan tambahan dan juga mobil dinas yang disupiri langsung oleh anggota Dishub.
Dari pantauan di Terminal Leuwipanjang, banyak sekali angkot yang tidak beroperasi di depan terminal.
Bahkan mengakibatkan beberapa penumpang menunggu di halte depan terminal.
Akan tetapi, Didi Ruswandi mengatakan bahwa jumlah warga yang ia dan timnya angkut cenderung sedikit.
Menurutnya, hal itu terjadi karena warga sudah siap dengan mogok massal angkot.
"Warga juga kan sudah dari awal diberitahu soal mogok. Makanya tidak terlalu banyak penumpukan penumpang," tambah Didi Ruswandi.
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar